----
Seorang munafik itu seperti punuk merindukan rembulan
di mana hal yang ia dambakan hanyalah impian kosong.
Tak pernah terpikirkan olehnya untuk memantaskan diri
dan dengan beraninya berpikir untuk mendamba pangeran berkuda putih.
Apa yang ia miliki sehingga berani-beraninya bermimpi?
Ia lebih hina dari segala makhluk hina di muka bumi ini.
Bahkan untuk memantaskan diri kepada Sang Pencipta nya pun tidak ia lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar